Maf’ul bih fa’il fi’il

Kalimat bahasa Arab yang mufidz ialah suatu lafadz bahasa Arab yang tersusun dari Fi’il, kemudian fa’il, dan juga maf’ul bih. Adapun perbedaan di antara Maf’ul bih fa’il fi’il yaitu, jika maf’ul bih ialah objek.

madhi, hal, istikbal,

Kemudian jika fi’il ialah pekerjaan, terus arti dari pada fa’il ialah orang, atau makhluk yang memiliki pekerjaan tersebut.

Contoh seperti ضرب زيد خالدا, fi’il nya lafadz ضرب, untuk ma’na nya ialah memukul, kemudian Lafadz زيد, kedudukan nya sebagai fa’il. Yang memiliki pekerjaan tersebut yaitu memukul, selanjutnya lafadz خالدا maf’ul bih, atau objek dari pekerjaan yang di lakukan oleh fa’il.

Perbedaan antara Maf’ul bih fa’il fi’il di dalam kalimat bahasa Arab.

Seperti yang telah di ketahui bahwa kalimat dalam bahasa Arab terbagi 3 yaitu isim fi’il dan juga haraf. Adapun definisi dari pada fi’il ialah “pekerjaan”, kemudian fi’il terbagi menjadi 3 yaitu fi’il madhi. Seperti نصر, kemudian fi’il mudhari seperti ينصر, selanjutnya fi’il amar seperti أنصر.

Adapun di antara perbedaan Kalimat fi’il dengan yang lainnya ialah, jika fi’il memiliki zaman yang 3. Yaitu zaman madhi, zaman hal, dan juga istikbal, namun jika kalimat yang lain nya tidak memiliki zaman.

Kemudian setiap fi’il tentu setelah nya harus ada fa’il contoh seperti tadi ضرب زيد, yang jadi contoh lafadz زيد. Fa’il nya dalam contoh tersebut termasuk fa’il yang di buat dari isim Zahir.

Sebab fa’il terbagi menjadi 2 yaitu fa’il isim zhahir seperti tadi, dan juga fa’il isim dhamir. Seperti fa’il yang ada pada fi’il mudhari mufrad mudzakar ghaib, contoh seperti ينصر, untuk takdir fa’il nya dalam lafadz tersebut ialah هو.

Kemudian yang terakhir ialah maf’ul bih, contoh seperti tadi yaitu ضرب زيد خالدا, yang jadi contoh maf’ul bih yaitu lafadz خالدا. Untuk i’rabnya nashab, sebab maf’ul bih merupakan salah satu dari isim yang wajib nashab.

Dan juga maf’ul bih dalam contoh tersebut termasuk maf’ul bih isim zhahir, sebab maf’ul bih terbagi 2 yaitu zhahir dan dhamir.

https://tokopedia.link/lDc09r7fRpb

1 thought on “Maf’ul bih fa’il fi’il

  1. Pingback: Ketentuan fi'il dalam alfiyah - Ilmu alat

Leave a Reply

Your email address will not be published.