Ketentuan fi’il dalam alfiyah

Adapun bait yang menjelaskan Ketentuan fi’il dalam alfiyah, ialah pada bait

فعل مضارع يلى لم كيشم

وماضي الأفعال بالتا مز وسم*بالنون فعل الأمر إن أمر فهم

Seperti yang telah di ketahui bahwa kalimat dalam bahasa Arab terbagi 3 yaitu kalimat fi’il, isim, dan juga kalimat huruf. Di antara dalilnya ialah dalam matan jurumiyah, yaitu; وأقسامه ثلاثة إسم وفعل وحرف جاء لمعنى. Namun yang akan di bahas di sini ialah kalimat fi’il, juga kalimat fi’il terbagi 3, yaitu fi’il madhi, seperti نصر. Kemudian fi’il mudhari seperti ينصر, terus yang terakhir yaitu fi’il amar seperti أنصر.

Ketentuan fi'il dalam alfiyah

Untuk membedakan di antara ketiga fi’il tersebut ialah dengan masing-masing tanda, sebab di antara ketiga fi’il tersebut memiliki tanda yang berbeda-beda. Kemudian fi’il juga memiliki 3 zaman, yaitu zaman madhi, kemudian zaman hal, dan juga zaman istikbal.

Ketentuan fi’il dalam alfiyah (masing-masing 3 fi’il tersebut memiliki tanda yang berbeda).

Di antara tanda fi’il mudhari menurut alfiyah ialah syah di masuki a’mil jawazim. Jumlah a’mil jawazim menurut kitab jurumiyah ada 18 yaitu, لم، لما، الم، الما، لام امر،لام الدعاء، لانهي، لادعاء، ان، ما، مهما،اذ، اذما،اي، متى، اين، ايان، انى، حيثما،كيفما،اذا. Jika menurut kitab jurumiyah, tanda dari pada fi’il mudhari, ialah ماكان فى أوله إحدى الزوائد الأربع “setiap fi’il yang di awali dengan salah satu dari huruf jaidah yang 4”.

Yang di maksud dengan huruf jaidah yang 4 ialah Hamzah, seperti أنصر, kemudian nun, seperti ننصر, terus ya, seperti تنصر. Kemudian yang terakhir huruf jaidah yang menjadi tanda pada fi’il mudhari ialah huruf ta, contoh seperti تنصر.

Selanjutnya fi’il amar, untuk cara mengetahui bahwa fi’il tersebut adalah fi’il amar, terlebih dahulu kita harus mengetahui tanda fi’il amar. Adapun di antara tanda fi’il amar menurut alfiyah ialah syah di masuki nun taukid. Contoh seperti انصرن.

Kemudian di antara tanda fi’il madhi, menurut kitab alfiyah ialah fi’il tersebut syah di masuki ta. Yang di maksud dengan ta di sini ialah ta dhamir, seperti نَصَرْتُ, dan juga ta ta’nis sukun, contoh seperti نَصَرَتْ.

https://tokopedia.link/Ri6qPB1qmqb

Leave a Reply

Your email address will not be published.