Jamak taqdim dalam shalat

Selain qashar keringanan bagi seorang musafir ialah jamak, arti dari pada jamak “mengumpulkan”. Jamak dalam shalat terbagi dua yaitu jamak taqdim, dan juga jamak ta’khir. Namun yang akan di bahas di sini ialah Jamak taqdim dalam shalat.

Contoh jamak taqdim seperti mengumpulkan, atau melaksanakan shalat Dzuhur dan ashar, pada waktu Dzuhur. Jadi shalat ashar di kerjakan nya bukan pada waktu ashar, akan tetapi di kerjakan nya dalam waktu Dzuhur. Kemudian juga shalat yang bisa di jamak taqdim kan ialah antara shalat Maghrib, dan shalat isya.

Jamak taqdim dalam shalat

Syarat Jamak taqdim dalam shalat ada 3 menurut kitab Fathul qarib.

1.jika yang di jamak taqdim kan antara Dzuhur dan ashar, maka yang harus terlebih dahulu dikerjakan ialah shalat Dzuhur. Setelah selesai mengerjakan shalat Dzuhur kemudian kerjakan shalat ashar, kemudian jika yang di jamak taqdim kan antara Maghrib dan isya. Maka yang harus di kerjakan terlebih dahulu ialah shalat Maghrib, kemudian shalat isya.

Namun jika mengerjakan nya secara terbalik maka tidak syah jamak taqdim nya, harus di ulangi lagi. Misalnya mengerjakan shalat ashar terlebih dahulu, kemudian mengerjakan shalat Dzuhur.

2.niat menjamak shalat ketika takbiratul ihram, pada shalat pertama. Namun juga syah niat jamak di pertengahan shalat yang pertama menurut pendapat ulama yang lain.

3.antara shalat pertama dan juga kedua tidak boleh di pisahkan oleh waktu yang lama. Meskipun itu dalam keadaan u’dzur menurut adat, seperti tidur. Namun jika di pisahkan oleh waktu yang lama maka wajib mengerjakan shalat yang kedua pada waktu nya shalat yang kedua.

Adapun perbedaan antara jamak taqdim dan juga jamak ta’khir ialah, jika jamak taqdim mengumpulkan shalat yang pertama dan juga kedua. Misalnya antara shalat Dzuhur dan juga shalat ashar, Namun di kerjakan nya pada waktu shalat yang pertama, kemudian jika jamak ta’khir ialah mengumpulkan antara shalat yang pertama, dan kedua. Akan tetapi di kerjakan nya pada waktu shalat yang kedua.

https://tokopedia.link/Hm0HVKR68pb

2 thoughts on “Jamak taqdim dalam shalat

  1. Pingback: Mukallaf melaksanakan shalat Jum'at - Ilmu alat

  2. Pingback: Hukum mengerjakan shalat ied - Ilmu alat

Leave a Reply

Your email address will not be published.