Hukum mengerjakan shalat ied

Hukum mengerjakan shalat ied bagi seorang muslim ialah Sunnah, entah itu idul Fitri, atau pun idul Adha. Juga shalat Ied ini termasuk dalam kategori Sunnah muakkad, arti dari kata muakkad ialah “shalat Sunnah yang sangat di anjurkan”.

Hukum mengerjakan shalat ied

Adapun di antara perbedaan idul Fitri dan idul adha ialah, jika idul Fitri di lakukan setelah berpuasa ramadhan. Atau tepatnya shalat idul Fitri di kerjakan pada tanggal 1 bulan Syawal. Kemudian jika shalat idul adha ialah shalat yang di kerjakan pada bulan Dzulhijjah.

Adapun waktu untuk melaksanakan shalat Ied, ketika matahari sudah terbit, kemudian waktu sudah habisnya untuk shalat ialah di tandai dengan tergelincir nya matahari.

Dan juga dalam melaksanakan shalat Ied, entah itu idul Fitri, atau idul adha harus dilakukan secara berjamaah. Jumlah raka’at shalat Ied ialah dua raka’at, dengan 7 kali takbir pada raka’at pertama selain takbiratul ihram. Kemudian 5 kali takbir pada raka’at kedua, jadi jumlah 13 kali takbir selain takbiratul ihram.

Cara melaksanakan shalat Sunnah Ied.

1.berdiri bagi yang mampu, jika tidak sanggup berdiri, maka bisa dilakukan sambil duduk.

2.niat melaksanakan shalat Ied, entah itu idul Fitri, atau pun idul Adha. Jika shalat nya idul Fitri, maka niat untuk shalat idul Fitri, kemudian jika shalat nya idul adha maka niatnya idul adha.

3.bertakbiratul ihram pada raka’at pertama.

4.membaca du’a iftitah setelah takbiratul ihram.

5.bertakbir 7 kali pada raka’at pertama.

6.bertakbir 5 kali pada raka’at kedua.

Nah itulah penjelasan tentang Hukum mengerjakan shalat ied bagi mukallaf

https://tokopedia.link/Hm0HVKR68pb

Leave a Reply

Your email address will not be published.